JABARPOS.COM-Rumah mewah di Desa Pawidean Kecamatan Jatibatang, Kabupaten Indramayu, Kamis (21/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.Rumah itu diketahui milik seorang guru PNS di SD Negeri Pawidean 3 Indramayu, Wastuniawati. Tidak ada yang bersisa, semua harta benda termasuk uang dan emas ludes dilalap si jago merah.
Anak Wastuniawati, Arif Fadillah (25) mengatakan, saat kejadian Tidak ada yang bersisa, semua harta benda termasuk uang dan emas ludes dilalap si jago merah.Anak Wastuniawati, Arif Fadillah (25) mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tertidur di kamarnya.
“Cuma ada saya sendiri, saya juga sedang tidur, sedang libur,” ucap dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (21/11/2019).
Dirinya menceritakan detik-detik sebelum terjadinya kebakaran, saat itu dari luar rumah terdengar teriakan anak-anak.
Orang-orang disebutkan dia mengetuk pintu dan langsung mematikan KWh meter listrik. “Tiba-tiba dari luar rame, anak-anak pada teriak kebakaran,” ujarnya. Setelah terbangun dan keluar kamar, ia mendapati kobaran api yang sangat besar dari bagian belakang rumah.
Api itu cepat merambat ke seluruh bagian rumah, api pun melalap seluruh barang yang ada di rumah mewah tersebut.
Disampaikan Arif Fadillah, ia bergegas membuka seluruh pintu dan jendela agar kepulan asap bisa keluar. Warga pun saat itu bergegas masuk dan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran datang.
“Alhamdulillah selamat, tidak ada luka-luka,” ucap dia.Seusai terjadinya kebakaran, Arif Fadillah tampak mengenakan sarung dan baju kerah bergaris warna abu kehitaman.Dengan ekspresi wajah yang terlihat pucat ia berusaha mencari barang yang masih bisa diselamatkan seperti beberapa helai baju, dan lain sebagainya. Ia masih tidak menyangka rumah mewah yang ia tempati sudah hangus tidak tersisa.
Setelah terbangun dan keluar kamar, ia mendapati kobaran api yang sangat besar dari bagian belakang rumah. Api itu cepat merambat ke seluruh bagian rumah, api pun melalap seluruh barang yang ada di rumah mewah tersebut.Disampaikan Arif Fadillah, ia bergegas membuka seluruh pintu dan jendela agar kepulan asap bisa keluar. Warga pun saat itu bergegas masuk dan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran datang.
“Alhamdulillah selamat, tidak ada luka-luka,” ucap dia.Seusai terjadinya kebakaran, Arif Fadillah tampak mengenakan sarung dan baju kerah bergaris warna abu kehitaman. Dengan ekspresi wajah yang terlihat pucat ia berusaha mencari barang yang masih bisa diselamatkan seperti beberapa helai baju, dan lain sebagainya. Ia masih tidak menyangka rumah mewah yang ia tempati sudah hangus tidak tersisa.
Editor Roy




