SPP Gratis untuk SMA dan SMK di Jabar Tinggal Ketok Palu

oleh

JABARPOS.COM-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan proses pembuatan kebijakan SPP gratis untuk SMA dan SMK di Jawa Barat pada 2020 sedang dalam proses persetujuan DPRD Provinsi Jawa Barat. Hal ini akan menjadi poin pembenahan bidang pendidikan di Jawa Barat. Jadi saya kira semua kekurangan kita, akan perbaiki. Setiap tahun juga kita selalu berikan perbaikan-perbaikan. Anggaran tahun depan kan SPP kita gratiskan. Tahun-tahun sebelumnya kan nggak ada. Insya Alloh tunggu ketok palu saja,” kata gubernur yang akrab disapa Emil ini seusai memimpin Upacara Peringatan Hari Guru di Gasibu, Kota Bandung, Senin (25/11/2019).

Hal lain di bidang pendidikan yang tengah dibenahi, katanya, adalah pengadaan ruang kelas dan sekolah baru serta penyelesaian masalah kesejahteraan guru honorer. “Jadi poin ini adalah di mana kita ada keluangan, pasti kita akan perjuangkan, termasuk permasalahan guru honorer,” katanya. Sebelumnya, Emil mengatakan untuk bisa menggratiskan Sumbangan Pembinaan dan Pendidikan (SPP) SMA dan SMK negeri mulai 2020, dibutuhkan anggaran sangat besar, sampai Rp 2 triliun per tahun. Emil mengatakan wacana penggratisan SPP ini harus mendapatkan persetujuan DPRD Jabar mengingat kebutuhan anggarannya besar dan pihaknya harus melakukan efisiensi di bidang lain.

“Insya Alloh tahun depan kalau tidak ada halangan dan dewan menyetujui, kita lakukan penghematan-penghematan. Sehingga hasil penghematannya kita bisa alokasikan untuk SPP ya,” kata Emil di Gedung Sate, Selasa (18/6/2019). Menurut Emil, dalam rencana yang sudah dibahas pihaknya, SPP gratis akan diberikan juga pada siswa SMA dan SMK swasta yang berkategori miskin. Emil menghitung kebutuhan anggaran untuk membiayai kebijakan ini mencapai hampir Rp 2 triliun. Meski besar, pihaknya menjamin upaya penghematan tidak akan menganggu anggaran pembangunan yang lain.

Dari penghematan dia berharap bisa menghasilkan anggaran yang cukup untuk menggratiskan SPP. Sebelumnya, DPRD Provinsi Jawa Barat menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang kembali merencanakan penggratisan biaya sumbangan pembinaan dan pendidikan (SPP) di tingkat SMA dan SMK negeri di Jawa Barat.

Anggota DPRD Provinsi Jabar, Abdul Hadi Wijaya, mengatakan sebelumnya pada 2014-2015, saat masa jabatan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Pemprov Jabar sempat menggratiskan SPP SMA dan SMK, sebelum pengelolaan SMA dan SMK diambil alih Pemprov Jabar sendiri. Dengan dasar pengalaman tersebut, anggota dewan dari Fraksi PKS ini mengatakan rencana Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggratiskan SPP SMA dan SMK di Jabar pun dinilai masuk akal dan bisa dilakukan kembali.

“Secara teknis, karena sudah pernah dilakukan, rencana itu realistis banget. Waktu itu dibantu dana BOS dari pusat, BPMU (Bantuan Pendidikan Menengah Universal) dari provinsi, kemudian dibantu juga oleh dana dari kabupaten dan kota setempat,” kata Abdul Hadi.

Editor Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *