Sedang Mencari Kerang, Dua Remaja Terseret Ombak di Pangandaran

oleh -847 views

JABARPOS.COM-Dua warga terseret ombak di Pantai Keusik Luhur, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Senin (4/11/2019). Pos Search and Rescue (SAR) Tasikmalaya pun menurunkan satu tim pencarian dan penyelamatan ke lokasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jabar, satu dari dua orang yang terseret arus tersebut berhasil diselamatkan dan satu lainnya masih dalam pencarian. Karenanya, operasi SAR KMM (Kejadian Membahayakan Manusia) pun berlanjut.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Rudi, mengatakan awalnya menerima info dari Kepala Desa Kertamukti, Asep Purnama, peristiwa terjadi pada Senin (4/11/2019) pukul 15.30 WIB. “Berdasarkan laporan yang dihimpun, pukul 15.30 WIB kedua korban berangkat mencari kerang di pinggir pantai tapi nahas ombak tidak bersahabat, keduanya terseret ombak ke tengah pantai,” katanya melalui ponsel, Selasa (5/11/2019).

Korban, ujarnya, adalah Karsim (15) berhasil menyelamatkan diri dan dibawa ke rumah warga sekitar untuk dipulihkan. Sedangkan korban lainnya, Indra (15) terseret ombak semakin jauh dari pinggir pantai dan akhirnya hilang.
Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya pun, katanya, diberangkatkan langsung di hari yang sama saat kejadian pukul 20.50 WIB.

“Tim SAR Gabungan memulai pencarian korban, Indra (15), hari ini dengan diawali briefing pukul 07.00 WIB dan memulai pencarian pada 07.30 WIB dengan membagi tim menjadi 3 SRU (Search and Rescue Unit),” katanya.
SRU 1 melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, SRU 2 melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian menuju ke arah timur sampai Muara Gatak sejauh 2 km, dan SRU 3 melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah barat sampai Muara Cimanuk sejauh 2,4 km.

“Adapun metode pencarian yang dilakukan yaitu dengan penyisiran pantai,” kata Rudi. Terpantau oleh tim di lapangan, katanya, cuaca di lokasi cerah dengan gelombang 2.5 meter dan kecepatan angin 9,27 knots. Adapun Unsur SAR yang berada di lapangan yaitu Polairud Pangandaran dan Tagana Pangandaran dengan alat yang digunakan adalah satu unit rescue car, satu unit LCR, mopel, satu set peralatan komunikasi, dan satu set peralatan medis.

editor Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *