Kisruh Memuncak, Pedagang Pasar Baru Indramayu Kepung Cipto Gudang Rabat

oleh -563 views
Massa beraksi di depan Cipto Gudang Rabat Indramayu. Mereka membawa poster bertuliskan Penutupan Cipto Sandiwara. (Tribun Cirebon/ Handhika Rahman)

INDRAMAYU-Ribuan pedagang di Pasar Baru Indramayu mengepung pasar modern Cipto Gudang Rabat di Jalan Tanjungpura, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 08.40 WIB. Mereka melakukan aksi unjuk rasa mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap dikabulkannya penangguhan penutupan Cipto Gudang Rabat oleh Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) Bandung. Pantauan Tribuncirebon.com, jumlah massa yang banyak itu bahkan membuat lalu lintas di Jalan Tanjungpura tidak bisa dilalui.

Sepanjang jalan khususnya di sekitar kawasan Cipto Gudang Rabat itu dikerumuni ribuan orang. Tidak adanya perwakilan Cipto Gudang Rabat maupun perwakilan pemerintahan daerah yang menemui massa aksi membuat kekecewaan para pedagang semakin memuncak. Ribuan pedagang yang kecewa itu bahkan terlihat dorong mendorong dengan aparat kepolisian.

Mereka memaksa masuk meski akses masuk Cipto Gudang Rabat sudah ditutup menggunakan rantai dan dijaga ratusan aparat gabungan Polri dan TNI. “Masuk-masuk, kami tidak takut dengan Cipto!” teriak ribuan massa. Beruntung, kemarahan ribuan massa itu bisa diredamkan oleh koordinator aksi untuk tidak berbuat anarkis.

Dalam aksi itu para pedagang di Pasar Baru Indramayu membawa beragam spanduk sebagai bentuk kekecewaan. Spanduk besar itu berisikan poin-poin Perda Kabupaten Indramayu Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Serta Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

“Kami tidak takut dengan Cipto, bahwa Perda itu adalah benar. Kami tidak takut,” teriak massa mengikuti seruan koordinator aksi.

Editor Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *