Ridwan Kamil: Pelanggar PPDB akan Didiskualifikasi

oleh -1.407 views

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil menegaskan, pihaknya akan memberi sanksi tegas bagi pihak yang melanggar aturan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yaitu berupa didiskualifikasi.

“Sudah saya instruksikan, siapa yang melanggar aturan pasti ditindak dan didiskualifikasi,” kata Gubernur Emil di Gedung Negara Pakuan Bandung, Jumat.

Gubernur Jawa Barat juga mengajak pihak terkait agar mentaati aturan PPDB yang ditetapkan oleh panitia PPDB di setiap sekolah.

“Kita harus belajar taat azas. Siapa yang melanggar pasti ada konsekuensinya. Teknisnya saya serahkan ke disdik, tanpa mengurangi atau buat psikologis anak terganggu. Karena kadang-kadang inisiatifnya lebih banyak dari orang tuanya,” kata Emil.

Sementara itu, Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan telah menerima 36 aduan terkait permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019. Sebagian besar permohonan itu berkenaan dengan pemalsuan surat keterangan domisili calon peserta didik saat mendaftar ke sekolah.

“Ada temuan masyarakat juga, ada 36 poin (aduan dari masyarakat) kami sampaikan ada bukti salainannya. Silakan diolah oleh eksekutif karena dewan tak punya kewenangan menyelidiki. Itu 36 laporan yang tumpang tindih. Dan, kami tak mempublikasikan karena kasihan anak-anak ini,” kata Sekretaris Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya.

Abdul Hadi sebelumnya menyatakan bahwa Komisi V DPRD Jawa Barat telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat mengenai pelaksanaan PPDB 2019. Dalam pertemuan antara DPRD dengan Dinas Pendidikan tersebut juga mengemuka masalah pemalsuan surat keterangan domisili calon peserta didik baru.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *