Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung Buat Kapsul Anti Inflamasi dari Daun Cincau

oleh -1.264 views

BANDUNG – Tiga orang mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, lolos dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Mereka mengajukan penelitian formulasi daun cincau hijau (Cyclea barbata Miers) menjadi kapsul anti inflamasi. Mereka adalah Fitria Wulandari, Fitri Wahyu, dan Khusnul Rizaldi, berasal dari Program Studi Farmasi UM Bandung.

“Daun cincau hijau itu mengandung zat flavonoid sebagai bahan dasar anti inflamasi yang berupa anti peradangan, anti pembengkakan,” kata Khusnul di Bandung, Selasa 18 Juni 2019.

Proposal penelitian mereka menarik perhatian tim juri PKM karena cincau hijau diyakini masyarakat dapat mengurangi pembengkakan dengan cara ditumbuk atau direbus.

Khusnul menyebutkan, ada dua jenis daun cincau yang dikenal masyarakat di Indonesia yaitu Cyclea barbata Miers dan Premna oblongifolia yg biasa di buat es cincau.

Sementara itu dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Bandung, Fauziah Ningrum mengatakan, ini tim dari UM Bandung pertama yang lolos PKM sejak tiga tahun universitas tersebut berdiri.

“Walau laboratorium Farmasi di UM Bandung belum lengkap, bukan berarti menjadi hambatan, tim ini semangat melakukan penelitian dengan segala keterbatasannya,” kata Fauziah.

Penelitian tim ini akan dikembangkan untuk mengikuti seleksi Pimnas tingkat nasional.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *