Puluhan Rumah Rusak dan Ditinggalkan Warga Akibat Abrasi di Muarajaya Bekasi

oleh -1.387 views

BEKASI – Puluhan rumah dinyatakan rusak akibat abrasi yang terjadi di Kampung Muarajaya RT01/RW01, Desa Pantaimekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Akibatnya, rumah-rumah tersebut ditinggalkan penghuninya. Seperti dialami Firman (35), yansg ekitar 10 tahun harus kehilangan rumahnya karena bersama sekitar 50 rumah lainnya hilang tersapu air saat terjadi abrasi.

Firman bersama warga lainnya harus pindah ke Kampung Baru di RT02/01, Desa Pantaimekar.

“Dulu di sini (Kampung Muarajaya) paling ramai, banyak nelayan dari mana-mana, motor juga bisa masuk. Tapi semua berubah setelah abrasi datang,” kata Firman.

Selama 10 tahun abrasi menyerang, Firman mengaku tidak ada penanganan berarti dari pemerintah daerah. Meski saat ini di lokasi abrasi masih ada sebagian warga yang memilih untuk tetap bertahan di rumahnya meski sudah sepi penghuni.

Warga lainnya, Ijah (60) misalnya, tinggal bersama delapan orang anak dan cucunya. meski ia kesulitan untuk berpergian ke tempat lain karena akses yang terbatas. Belum lagi, banjir rob yang kerap terjadi pada bulan November hingga Januari.

“Saya masih bertahan, habis mau tinggal di mana lagi. Sekarang hanya tinggal tiga rumah, dan ada sembilan orang di sini,” kata Ijah.

Camat Muaragembong, Junaefi mengatakan, sejauh ini penanganan abrasi sudah dicoba untuk dilakukan dengan cara menanam pohon bakau (mangrove) di tepi pantai.

Langkah tersebut, menurutnya, cukup ampuh karena mampu mengurangi abrasi yang kini mengancam warga di pesisir pantai.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bekasi, Wahyudi Amsar menyatakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan perihal kelautan. Hal tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Pihaknya pun mengaku tidak memiliki data terkait jumlah rumah warga yang terdampak abrasi. Selain itu, juga tidak ada alokasi anggaran untuk penanganan abrasi yang terjadi di Muaragembong.***/sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *