“Siaga Tur Waspada” Judul Lukisan Dua Ekor Macan Karya Gagan Sukmara. S.Ds.

oleh -3.134 views

Jabarpos.com. Lembang – Lembang selain memiliki destinasi wisata yang menarik, lembang juga merupakan tempatnya para seniman, berbagai kesenian ada di lembang dari seni buhun (dulu) sampai yang moderen, dan banyak lagi lainnya.

Seperti halya seniman lukis yang satu ini, Gagan sukmara.S.Ds, lahir di Bandung, 21 Juni 1968, Jiwa seninya mengalir dari pasangan keluaraga tokoh seniman dan budayawan Lembang, KRHT. Arip Moch Yahya (alm) dan Euis Karwati.

Selulus SMU Gagan Sukmara, meneruskan Kuliah S1 DKV di Institut Manajemen Telkom Bandung, dan saat ini bekerja sebagai karyawan swasta, di Telkom University Bandung.

Disela-sela kesibukannya dengan pekerjaan, Gagan yang Sejak kecil sudah gemar menggambar,Menuturkan perihal hobinya ini”Sejak SMP saya sudah iseng bikin komik, menginjak sma mulai belajar melukis wajah.

“Sekarang malah banyak pesanan untuk melukis potret atau wajah,yah lumayan disamping menyalurkan hobi,bisa jadi penghasilan tambahan”Tuturnya sambil tersenyum, saat ditemui di rumahnya yang sekaligus Studio lukisnya di kawasan Jln.Terusan Mutiara I, Blok PPI RT,04, RW,16, Desa Lembang, Kecamatan Lembang , Kabupaten Bandung Barat.

Saat dintanya terkait lukisan, “Sudah berapa  banyak lukisan wajah/photo kang ?”Tanya AP/JPC.

“Kalau lukisan wajah Sudah banyak, lupa berapa jumlahnya,  Kalau untuk lukisan yang lain seperti lukisan macan  ini paling baru beberapa buah “jawabnya sambil menunjuk lukisan harimaunya.

“Kalau lukisan diluar pesanan tergantung mood, karena waktu juga kesibukan pekerjaan. Tapi Kalau lukisan pesanan walaupun ga mood tetep dipaksakan demi kepuasan dan tidak mau mengecewakan konsumen, karna ada bayarannya”Timpalnya sambil tertawa.

Lukisan pesanannya bukan hanya kalangan biasa, bahkan Tokoh
nasional seperti DR.Bibit pernah dibuatkan Lukisannya.

 

“Saat saya sedang menggarap lukisan pemain PERSIB pesenan dari kang Tantan tapi ga semuanya cuma 6 orang, malahan masih ada 3 pesanan lagi yang belum tersentuh, karena waktu. “Pungkasnya.

Gagan Sukmara dan istrinya Yuyun Rahayu yang penyanyi mengalirkan darah seninya kepada ke tigaanaknya, Ricmadenda dan Sancaka menggeluti musik, yang bungsu Citrawati, menggeluti seni Tari dan nyanyi, bahkan beberapa piala kejuaraan tari (Jaipong) sudah dirainya baik tinkat daerah, bahkan tingkat nasional. (AP/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *