Hari Jadi Sumedang ke 440, Menggelar Karnaval 100 Kuda Renggong

oleh -2.168 views

Jabarpos.com. Sumedang – Terkait Acara Hari Jadi Sumedang ke 440, Ketua Panitia, H.Dicky Rubiana Abdullah, didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kab. Sumedang, menggelar jumpa pers bertempat di Gedung Induk Pusat Pemerintahan Kab.Sumedang, Senin(16/4/2018).

Ketua Panitia Hari Jadi Sumedang ke 440, H.Dicky Rubiana Abdullah mengatakan, “pentas keseniaan tradisional itu, akan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, termasuk seluruh Kepala Daerah (Bupati dan Wali Kota) Se- Jawa Barat, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Jawa Barat.

“Dengan demikian, selain Bupati dan Wali Kota, kami juga akan mengundang unsur Forkompinda Jawa Barat. Mudah-mudahan saja, pak Gubernur dan Kapolda berkenan hadir,” katanya.

Di acara Karnaval nanti bertajuk “Kuda Renggong Inohong” dan pesertanya merupakan kuda-kuda dan penabuh gamelan pengiring pilihah, yang berasal dari beberapa daerah di Sumedang.
Sesuai rencana Karnaval nanti akan di ikuti 100 kuda renggong yang bakal ditunggangi oleh sejumlah tamu udangan tersebut, acara ini akan gelar pada hari Rabu, (18 Aril 2018) mulai jam 08.00 WIB.

“Demi suksesnya acara tersebut, kami upayakan undangannya itu sudah secepatnya diterima mereka. Apalagi waktunya itu sudah mepet. Dan harapan kami, mereka berkenan memenuhi undangan tersebut,”ujarnya.

Dicky berharap dapat mengulang sukses, seperti festival tahu dan ubi cilembu, yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Disamping itu, pihaknya pun terus melakukan koordinasi dengan
sejumlah pihak terkait, untuk mematangkan acara. Terutama lagi yang
berkaitan dengan masalah teknis.

“Tentunya kami ingin mengulang sukses dan sekaligus ingin menunjukan pada dunia, jika Kab.Sumedang memiliki kesenian tradisional Kuda Renggong. Oleh sebab itu, kami berusaha mengevaluasi berbagai
kekurangan, sehingga pada gilirannya, pentas “kuda renggong inohong” berjalan sesuai yang diharapkan,” kata Dicky.

Sejalan dengan itu, sebagaimana harapan, keberadaan kesenian tradisional kuda renggong ini, dapat menjadi salah satu magnet dalam meningkatkan destinasi wisata, yang akan menaikan kunjungan baik wisatawan lokal maupun manca negara ke Sumedang.

Pihaknya pun berharap, festival tahu dan kuda renggong tersebut, dapat menjadi agenda tahunan, setiap Peringatan Hari Jadi Sumedang. “Dengan demikian, ke depannya agenda tersebut, bisa kita jual sebagai
aset wisata,” pungkasnya. (JPC/AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *