Dibacok Segerombolan orang Bermotor

oleh -2.186 views

JABARPOS – Aksi kekerasan dengan senjata tajam kembali terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Kini korbannya seorang remaja lelaki berusia 16 tahun. Korban menyebut para pelaku berjumlah empat orang menggunakan dua sepeda motor.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/3/2019) kemarin. Korban, Kecamatan Karangtengah, ini mengaku tengah mencari makanan sekitar pukul 02.30 WIB.

“Karena sudah banyak tempat makan yang tutup akhirnya saya berkeliling sampai ke Jalan Arif Rahman Hakim, tiba-tiba ada dua motor masing-masing berboncengan datang mengejar. Mereka bawa golok, celurit dan batu bata,” kata korban di RSUD Cianjur, Senin (1/4/2019).

Korban mengaku dikejar oleh gerombolan pria bermotor itu. Dia sempat bersembunyi di depan bekas bangunan hotel dan mencari jalan pintas untuk bersembunyi. Namun nahas, para pelaku mencium jejaknya.

“Mereka membacokkan senjata tajam ke arah kepala saya sampai saya terjatuh ke selokan di samping trotoar. Sebelum itu saya minta teman untuk melarikan diri lebih dulu, mereka tidak berhenti menyerang pakai senjata tajam dan batu,” ujar korban.

Para pelaku baru berhenti menganiaya setelah korban tidak bergerak. Korban ditolong seorang warga yang kebetulan melintas di sekitar tempat kejadian.

Akibat aksi kekerasan itu, korban mengalami luka di bagian tangan, punggung dan wajahnya bonyok. “Wajah saya dihajar menggunakan batu bata sampai memar. Punggung saya disabet celurit. Saya ditolong bapak-bapak lalu dibawa ke rumah sakit,” ucapnya.

Korban akan menjalani operasi lantaran sabetan senjata tajam mengakibatkan luka serius di tangan kirinya. Rencananya, korban menjalani operasi pada Selasa (2/4) pagi.

“Saya mengharapkan pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal dan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Sebab kan jadi meresahkan juga, untuk keluar malam itu jadi khawatir ada geng motor,” tutur korban.

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim AKP Budi Nuryanto mengaku belum menerima laporan terkait aksi kekerasan tersebut. “Belum ada laporan ke kita sampai hari ini, mungkin ke Polsek setempat,” kata Budi.

Sebelum kejadian ini aksi kekerasan juga menimpa warga Cianjur yang mengakibatkan korbannya kehilangan tangannya akibat terkena sabetan senjata tajam. Budi mengaku identitas terduga pelaku sudah dikantongi.

“Untuk kasus itu identitas terduga pelakunya sudah kita ketahui, masih kita kejar. Dia melarikan diri setelah kejadian, jejaknya masih kita telusuri,” ucap Budi.(detikcom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *