Warga RI Berpeluang Bebas Visa ke Belarus, Penerbangan Langsung Jadi Target Baru

oleh -
oleh

Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menyatakan kesiapan negaranya untuk membuka kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kedua negara, terutama dalam sektor pariwisata dan konektivitas antarwarga.

Pernyataan itu disampaikan Lukashenko saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah peluang kerja sama, termasuk kemudahan perjalanan serta rencana pembukaan jalur penerbangan langsung antara Indonesia dan Belarus.

Menurut Lukashenko, kebijakan bebas visa diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan masyarakat kedua negara. Ia menilai Indonesia memiliki daya tarik besar bagi wisatawan Belarus, sementara kemudahan akses perjalanan akan membuka peluang lebih luas bagi pertukaran budaya dan pariwisata.

Rencana pembukaan penerbangan langsung antara kedua negara juga menjadi perhatian utama. Dengan adanya konektivitas udara tanpa transit panjang, pemerintah berharap hubungan masyarakat, bisnis, dan sektor pariwisata dapat berkembang lebih cepat.

Presiden Prabowo menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Ia menyebut penguatan hubungan Indonesia-Belarus dapat membuka ruang kolaborasi baru, termasuk melalui peningkatan hubungan antarmasyarakat serta kemudahan mobilitas warga kedua negara.

Selain sektor pariwisata, Indonesia dan Belarus juga membahas kerja sama di berbagai bidang strategis. Kedua negara sebelumnya telah menyusun peta jalan penguatan kerja sama periode 2026–2030 yang mencakup bidang ekonomi, perdagangan, ketahanan pangan, industri, hingga hubungan sosial budaya.

Pemerintah Belarus menilai hubungan dengan Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Negara tersebut juga menyatakan minat memperluas kerja sama di sektor prioritas, termasuk penyediaan teknologi pertanian, pupuk, serta dukungan terhadap ketahanan pangan.

Jika terealisasi, kebijakan bebas visa dan penerbangan langsung diperkirakan dapat menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Belarus. Selain meningkatkan arus wisatawan, kebijakan tersebut juga berpotensi memperluas kerja sama ekonomi dan pertukaran masyarakat antara kedua negara.

Hubungan Indonesia dan Belarus kini memasuki fase baru dengan fokus pada peningkatan konektivitas dan kerja sama praktis. Rencana tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara sekaligus memperkuat hubungan diplomatik yang telah terjalin.