Pulau-pulau dengan pantai eksotis, alam yang masih terjaga, dan suasana jauh dari hiruk-pikuk kota menjadi incaran wisatawan dunia pada 2026. Namun, ada satu fakta menarik: tak ada satu pun pulau di Indonesia yang masuk daftar 10 pulau terfavorit di dunia tahun ini.
Daftar tersebut dirangkum dalam Island Hot List 2026 yang dirilis platform perjalanan Expedia. Pemeringkatan ini menyoroti destinasi pulau yang mengalami peningkatan minat wisatawan sekaligus menawarkan pengalaman yang dinilai menarik, mulai dari wisata alam hingga resor mewah.
Menariknya, Asia Tenggara masih memiliki dua wakil, yakni Palawan di Filipina dan Phu Quoc di Vietnam. Sementara itu, Saint Lucia di kawasan Karibia berhasil merebut posisi teratas.
1. Saint Lucia, Karibia
Saint Lucia menjadi pulau paling populer dalam daftar Expedia 2026.
Pulau di kawasan Karibia ini menawarkan kombinasi pegunungan vulkanik, hutan tropis, pantai, serta suasana yang relatif tenang. Destinasi ini juga dinilai cocok bagi wisatawan yang mencari liburan romantis dan pengalaman yang lebih privat.
Menurut data yang dikutip dari laporan terkait daftar Expedia, pencarian Saint Lucia meningkat sekitar 125 persen, menjadi pertanda kuat meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi tersebut.
2. Porto Santo, Portugal
Di posisi kedua ada Porto Santo, bagian dari Kepulauan Madeira, Portugal.
Daya tarik utamanya adalah pantai berpasir keemasan yang membentang panjang serta suasana santai yang cocok untuk wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari destinasi pantai yang terlalu ramai.
Porto Santo juga mulai dilirik untuk perjalanan bertema relaksasi dan wellness.
3. Praslin, Seychelles
Praslin menempati peringkat ketiga.
Pulau di Seychelles ini terkenal dengan alamnya yang masih terjaga, pantai eksotis, serta kekayaan flora dan fauna. Keberadaan kawasan konservasi yang berstatus Warisan Dunia UNESCO semakin memperkuat daya tariknya bagi pencinta alam.
4. Syros, Yunani
Nama Syros muncul sebagai alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati Yunani tanpa harus berdesakan di destinasi populer seperti Santorini.
Pulau ini menawarkan arsitektur khas, kuliner lokal, serta suasana yang lebih tenang. Pesonanya terletak pada perpaduan budaya dan kehidupan lokal yang masih kuat.
5. Kepulauan Lofoten, Norwegia
Bergeser jauh dari destinasi tropis, Kepulauan Lofoten di Norwegia berada di posisi kelima.
Lofoten menawarkan pemandangan dramatis berupa pegunungan, fjord, serta lanskap Arktik. Pada musim tertentu, wisatawan bahkan dapat menikmati fenomena Matahari Tengah Malam maupun berburu aurora.
6. Palawan, Filipina
Asia Tenggara mulai menunjukkan kekuatannya melalui Palawan yang berada di peringkat keenam.
Palawan dikenal dengan laut jernih, tebing batu kapur, laguna, serta kekayaan ekosistem laut. Aktivitas seperti island hopping, snorkeling, dan menyelam menjadi daya tarik utamanya.
Kehadiran Palawan sekaligus menunjukkan bahwa destinasi tropis Asia Tenggara masih memiliki tempat kuat di pasar wisata global.
7. Culebra, Puerto Rico
Culebra berada di urutan ketujuh.
Pulau ini cocok bagi wisatawan yang menyukai aktivitas bahari. Snorkeling dan menyelam menjadi beberapa kegiatan yang banyak ditawarkan, ditambah suasana pulau yang relatif tenang.
8. Sanibel Island, Amerika Serikat
Sanibel Island di Florida menempati posisi kedelapan.
Berbeda dengan destinasi yang mengandalkan petualangan ekstrem, Sanibel lebih menonjolkan suasana santai dan ramah keluarga. Pantai serta berbagai aktivitas wisata menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan tempo lebih pelan.
9. Phu Quoc, Vietnam
Satu lagi wakil Asia Tenggara adalah Phu Quoc, Vietnam, yang berada di posisi kesembilan.
Pulau ini semakin dikenal berkat kombinasi pantai tropis, resor kelas atas, taman nasional, dan berbagai atraksi wisata.
Menariknya, pencarian terhadap Phu Quoc disebut meningkat sekitar 25 persen. Destinasi ini dinilai menawarkan pengalaman resor mewah dengan harga yang relatif kompetitif.
10. Fiji
Fiji melengkapi daftar 10 besar.
Kepulauan di Pasifik Selatan ini memiliki daya tarik yang cukup luas, mulai dari pantai dan aktivitas bahari hingga pengalaman budaya. Karakter tersebut membuat Fiji cocok untuk berbagai kelompok wisatawan, termasuk perjalanan lintas generasi.
Indonesia Tak Masuk, Mengapa?
Tidak masuknya Indonesia dalam daftar tentu cukup menarik perhatian. Sebab, Indonesia memiliki ribuan pulau dengan destinasi yang sudah dikenal dunia, seperti Bali, Lombok, Raja Ampat, hingga Labuan Bajo.
Namun, daftar Expedia tersebut bukan semata-mata pemeringkatan berdasarkan keindahan alam. Daftar ini lebih menyoroti tren dan meningkatnya ketertarikan wisatawan terhadap destinasi tertentu.
Karena itu, absennya Indonesia tidak berarti pulau-pulau Indonesia kalah indah dibandingkan destinasi yang masuk daftar. Sebagai pembanding, Bali masih pernah masuk daftar pulau terbaik dunia versi Travel + Leisure pada 2025.
Tren Liburan Pulau Makin Diminati
Daftar 2026 juga memperlihatkan perubahan selera wisatawan. Mereka tidak hanya mencari pantai dengan air biru dan pasir putih, tetapi juga pengalaman yang lebih tenang, alam yang masih terjaga, budaya lokal, hingga akomodasi yang memberikan nilai lebih.
Minat terhadap perjalanan ke pulau-pulau dalam daftar tersebut dilaporkan meningkat hingga 55 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bagi wisatawan Indonesia, daftar ini bisa menjadi inspirasi untuk menjelajah destinasi baru. Meski tak ada nama Indonesia di dalamnya, persaingan destinasi pulau dunia justru menunjukkan bahwa pasar wisata global semakin tertarik pada tempat-tempat yang menawarkan alam autentik, suasana tenang, dan pengalaman berbeda.
Daftar lengkap 10 pulau terfavorit dunia 2026 versi Expedia:
- Saint Lucia
- Porto Santo, Portugal
- Praslin, Seychelles
- Syros, Yunani
- Kepulauan Lofoten, Norwegia
- Palawan, Filipina
- Culebra, Puerto Rico
- Sanibel Island, Amerika Serikat
- Phu Quoc, Vietnam
- Fiji





