Curug Cileat, Curug Yang Tersembunyi Di Subang

oleh -3.198 views

Jabarpos.com. Subang-Destinasi wisata jawa barat, semakin meningkat, seperti halnya di  Bandung yang secara geografis dikelilingi pegunungan menyimpan potensi wisata alam yang sangat beragam.

Namun tak hanya di Bandung, beberapa kota di sekitar Bandung pun menyimpan potensi wisata yang tak kalah indahnya. Seperti Kabupaten Subang, kota kabupaten ini menyimpan tempat wisata alam yang masih asri dan belum terlalu terjamah.

Di Kabupaten Subang ini terdapat Suatu kawasan air terjun bertingkat 5 yang setiap air terjunnya memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri, kawasan ini adalah Curug Cileat Subang.

Curug Cileat Subang, Curug Cileat adalah air terjun tertinggi yang berada di Kabupaten Subang, ditempat ini terdapat 5 buah air terjun yang berbeda dan bisa dijumpai selama perjalanan.

Curug Cileat ini memiliki ketinggian ± 100 m dan berada di kawasan Gunung Canggah. Karena letaknya yang berada di kaki gunung tersebut, maka untuk bisa menemui air terjun ini anda harus sedikit menyiapkan tenaga ekstra untuk hiking ke kaki Gunung Canggah.

Meskipun sedikit sulit untuk bisa mencapai air terjun ini karena akses jalan cukup ekstrim, tapi akan terbayar dengan pemandangan alamnya yang indah dan bisa melihat beberapa air terjun sebelum tiba di Curug Cileat.

Air Terjun Bertingkat 5 yang Tersembunyi di Subang.

Curug Cileat ini memiliki banyak keistimewaan, selain pemandangan alamnya yang indah air terjun ini memiliki keunikan yaitu debit airnya sangat deras dan besar, selain itu hembusan angin meniup air terjun menjadi seperti embun sangat besar. Jika anda berada di sekitar Curug Cileat, hembusan airnya bisa mencapai radius hampir 50 m, semakin anda mendekat anda akan merasakan sejuk bahkan pakaian akan menjadi basah.

Yang menjadi Curug Cileat ini sangat istimewa adalah terdapatnya memiliki 5 rangkaian air terjun bisa kita jumpai selama perjalanan. Setiap air terjun memiliki karakteristik berbeda dengan air terjun lainnya. Bila diurutkan satu persatu, dari  air terjun pertama hingga terakhir yang berada di kawasan Curug Cileat seperti berikut :

1.Curug Citorok
Curug Citorok ini adalah air terjun pertama yang bisa kita jumpai saat memasuki kawasan Curg Cileat. Letak dari Curug Citorok ini adalah berada diatas bukit dan memiliki ketinggian sekitar 70 m. Cukup sulit untuk bisa mencapai Curug Citorok ini karena letaknya yang berada diatas dan medannya yang cukup sulit. Jadi, untuk kamu yang ingin mengambil foto di Curug Citorok ini, kamu bisa mengambilnya dari bawah yang tak terlalu berbahaya.

2.Curug Cimuncang
Curug Cimuncang adalah air terjun kedua yang memiliki ketinggian sekitar 80 m. Curug Cimuncang ini berbeda dengan air terjun pertama yang dijumpai sebelumnya. Di Curug Cimuncang ini kamu bisa berfoto dibawah air terjunnya, atau mandi dan menikmati dinginnya dari Curug Cimuncang ini.

3.Curug Cimuncang Pasir
Curug Cimuncang Pasir ini adalah air terjun ketiga yang berada di kawasan Curug Cileat. Curug Cimuncang Pasir ini memiliki ketinggian sekitar 90 m. Curug Cimuncang Pasir ini memiliki pemandangan yang sangat hijau, dan bentuk dari air terjunnya pun unik dan berbeda dengan air terjun sebelumnya.

4.Curug Anak Cileat
Curug Anak Cileat ini adalah air terjun kecil yang berada disamping Curug Cileat. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 40 m. Keberadaan dari Curug Anak Cileat ini menjadi pemanis Curug Cileat dan menambah keindahan apabila berfoto didepan Curug Cileat.

5.Curug Cileat
Curug Cileat adalah air terjun utama yang berada di kawasan Gunung Canggah. Belum ada informasi yang jelas kenapa air terjun ini dinamakan Curug Cileat. Curug Cileat ini memiliki ketinggian sekitar 150 m. Curug Cileat ini memiliki keunikan yang tak dimiliki oleh air terjun lainnya yang berada di kawasan Subang. Hembusan air dari air terjun ini sangat kuat, sehingga bisa membasahi pakaian para pengunjung yang berada di dekat Curug Cileat ini.

Jika dilihat dari segi fasilitas, Curug Cileat ini tidak memiliki fasilitas apapun selain 5 rangkaian air terjun yang bisa kita jumpai. Di tempat ini hanya terdapat tanda penunjuk arah saja. Tapi di tengah perjalanan menuju Curug Cileat, anda akan menemui lapangan luas yang terdapat sawah. Ditempat ini terdapat beberapa warung menyediakan makanan dan minuman, dan juga toilet umum milik warga setempat.

Tiket Curug Cileat Subang, untuk bisa menikmati semua keindahan alam dan 5 rangkaian air terjun yang ada di kawasan wisata Curug Cileat, pengunjung hanya dikenakan biaya tiket cukup murah hanya sebesar 7.000 rupiah/orang.

Lokasi Curug Cileat Subang Secara administratif Curug Cileat ini berada di Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Rute Menuju Curug Cileat Subang, Curug Cileat ini berada sekitar ± 36 Km dari arah Kota Subang ke arah Selatan atau sekitar ± 63 Km dari Kota Bandung ke arah utara. Berikut adalah rutenya; Kota Bandung – Subang (melewati kawasan Pemandian Air Panas Sariater) – Jalan Cagak (Monumen Nanas) – Desa Kasomalang – Desa Cisalak – Desa Gardu Sayang – Desa Mayang – Desa Cibago.

Jika bertolak dari Kota Bandung, rute yang harus diambil adalah mengarahkan kendaraan ke kawasan Subang, dengan sebelumnya melewati kawasan Pemandian Air Panas Sariater, dari Sariater kembali arahkan kendaraan menuju kawasan bundaran Jalan Cagak yang terdapat monumen buah nanas, setelah tiba di Jalan Cagak arahkan kendaraan menuju kawasan Desa Kasomalang, Setelah tiba di Desa Kasomalang, arahkan kendaraan menuju Desa Cisalak, lalu menuju desa terakhir Desa Gardu Sayang.

Di desa Gardu Sayang ini terdapat belokan yang terdapat tanda kecil menunjukan arah menuju Curug Cileat. Ikuti jalan tersebut sampai melewati Kantor Kelurahan Desa Mayang. Dari Desa Mayang ini lanjutkan perjalanan menuju Desa Cibago.

Desa Cibago inilah desa terakhir dimana Curug Cileat ini berada, setelah tiba di Desa Mayang, anda bisa memarkirkan kendaraan di tempat parkir yang tersedia di kawasan wisata alam Curug Cileat. Dari tempat parkir ini anda hanya bisa meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 5 Km menuju Curug Cileat dengan menyusuri kaki Gunung Canggah.

“Rasa cape anda akan terbayar bila sampai di lokasi, dan rasa puasnya tidak bisa di ungkapkan dengan ata kata.” Kata Adeng salah satu pengunjung saat di jumpai di lokasi. JPC/AP

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *