Bintang di Langit Lembang

oleh -1.778 views

Jabarpos.com, Lembang – Salah satu daerah yang memiliki alam yang indah, udaranya sejuk, tak ayal para pengusaha ingin memiliki tempat di lembang. Ini sejalan dengan perkembanagan pembangunan di lembang.

Kini Lembang menjadi salah satu kota kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Pembangunan  rumah penduduk, hotel-hotel, restoran bahkan hutan berubah menjadi obyek wisata.

Udara di Lembang saat ini mulai terasa hangat bahkan cenderung panas, berbeda dengan tahun 80 sampai 90an. Lembang saat itu amat sangat dingin karna banyak pepohonan yang mampu menyerap udara bahkan cahaya.

Tak ayal kita dapat melihat bintang yang bertebaran di Langit Lembang, tanpa harus menggunakan alat bantu (teleskop).

Namun saat ini udara di lembang menjadi hangat, volume cahaya semakin meningkat, hingga biasnya mempengaruhi pandangan, alhasil jumlah bintang yang terlihat berkurang.

Ini dibenarkan oleh para peneliti ahli Astronomi ITB yg bertugas di Observatorium Bossca, bahwa bias cahaya pada malam bahkan siang hari sangat mengganggu jarakpandang penelitian.

Bangunan Observatoriun Bossca di dirikan di dataran tinggi Lembang, oleh keturunan Hindia Belanda yang berawal dari kegemarannya melihat benda-benda luar angkasa, dengan modal uang pribadinyalah KRF Bossca membangun tempat penelitian tersebut pada th 1923-1926.

Maka pembangunan di Lembang kalau di biarkan terus tanpa ada pengawasan yang serius oleh pemerintah, maka sangat amat disayangkan.

“Kami sudah melakukan upaya  untuk mengurangi pantulan/bias cahaya dengan membagikan tutup lampu kepada warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan Observatorium Bossca. Tujuanya agar cahaya yang di hasilkan hanya pokus ke bawah, dan itupun baru tiga RW yakni Rw.07/09/10, karna sangat dekat dan satu wilayah dengan Bossca. Tutur petugas Bossca.”  (RedJabarpos/Ap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *