“Sawah di Lembang Tinggal Cerita” Kata Abah Jepri

oleh -1.868 views

Jabarpos.com.Lembang – Secara historis, Lembang termasuk kota tua di Priangan. Statusnya pernah setara dengan Bandung, sebagai onderdistrik di bawah Distrik Ujungberung Kulon. Selain Lembang, distrik tersebut membawahi Bandung, Andir, dan Balubur. Dasarnya ialah keputusan Gubernur Jenderal Frederik s’Jakob tertanggal 16 Oktober 1882 Staatsblad Nomor 252. Pada 1926, Lembang bahkan diubah menjadi distrik, dengan onderdistrik Lembang, Cipaganti, dan Cisarua.

Ketua Lembaga Adat Kabuyutan Lembang, yang akrab dipanggil Abah Jepri menuturkan”Lembang yang awalnya hanya 1 desa waktu masih kewedanaan, sekarang memiliki 16 desa,dan menjadi kota kecamatan Lembang, oleh karna pertumbuhan penduduknya semakin meningkat”turnya.

“Pada tahun 1990 kebawah lembang, terkenal dengan sayur mayur dan peternakan sapi yg menghasilkan susu di baruajak, maka sampai adanya koperasi susu.(KPSBU)”

“Bahkan Lembang di tahun itu masih ada pesawahan seperti dari nyalindung cibogo sampai cikidang terus cireyod sampai ciputri daerah ampera jayagiri sampai suka maju, citespong sampai panyairan, dulu ada 3 tempat penggilingan padi(pangheleuran) di daerah citespong, cilumber, dan cireyod, Malahan tanjakan cilumber itu ditanami pare huma, jenis padi yang bisa ditanam di lahan kering.”Ungkapnya.

“Sekarang Lembang memiliki julukan kota wisata, julukan tersebut mungkin karna banyaknya destinasi wisata di lembang, terutama wisata alam. dan pertumbuhan lokasi wisata di Lembang sangat pesat, makanaya Lembang sekarang sering macet karna banyak wisatawan berkunjung utk rekreasi.Terutama pada hari sabtu dan minggu juga hari2 besar lainnya”

“Malah di Lembang dulu memiliki 2 situ (Danau) yang cukup luas, Situ Umar (Floting sekarang) dan situ PPI sekarang menjadi komplek perkampungan di Sukamandi, Desa Lembang. Dan kayaknya anak-anak gerasi sekarang Kayanya tidak bakalan tahu kalou dulu ada dua situ di Lembang situ Umar dan situ PPI”Pungkasnya. (AP/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *