Kirab Budaya Cermin Kebersamaan

oleh -5,470 views

Jabarpos.com.Lembang– Milangkala dan Ruwatan Lembur.Desa Gudang Kahuripan ke 39 kali ini sangat meriah,sesuai dengan motonya,  “Selangkah Lebih Maju”  di gelar selama tiga hari.23-24-25peb2018. ( Jumat,Sabtu dan puncaknya di hari Minggu) di Gelar pementasan seni dan budaya sunda yg ada di desa gudang kahuripan.

Acara ini digelar atas prakarsa kepala Desa Gudang Kahuripan Agus Karyana SIp beserta jajaranya, para tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta semua warga masyarakat desa Gudang Kahuripan.

acara ini sudah menjadi agenda tahunan,  bagi warga desa gudang kahuripan kususnya,kecamatan lembang pada umumnya.

Dihari pertama pembukaan,  di gelar lomba Rampak sekar yg di ikuti para kader PKK-Posyandu juga penampilan tari dan lagu oleh anak paud, malam harinya penampilan kreasi seni tradisional contemporer  sampai dengan hari kedua.

Disela- sela kesibukanya, Ketua Panitia Mahmud yang lebih akrab disapa Agan ini,  menjelaskan persiapan bahkan dua bulan sebelum acarara ini di gelar, sudah merancang  dengan tim kreatip kami yang melibatkan para Nonoman (pemuda/i) karang taruna.

“Pada tahun-tahun sebelumnya  kami menggelar dua hari, namun kasihan banyak yang tidak bisa tampil maka dari itu kami sepakat dengan tim,  Tiga hari untuk acara kali ini.Itupun pasti kurang, dan di hari minggu nanti akan digelar Kirab Budaya sekaligus prosesi Ruwatan Lembur,  malam harinya sebagai acara puncak di gelar seni pertujukan Wayang Golek,” jelasnya.

Minggu,  hari yang di tunggu semua warga dihari itulah ribuan warga tumpah ruah turun kejalan, dari anak-anak,ibu-ibu.

Sedangkan para bapak-bapak  membawa usungan Jampana dengan berbagai bentuk, ada jampana mesjid, Rumah adat Bahkan patung Prabu siliwangi serta Macan Putih yang berukuran cukup besar.

Jampana inipun diisi dengan Tumpeng, ada pula yang diisi olahan hasil bumi.

Eforia kemeriahan amat terasa ketika rombongan Kirab Budaya yang dipipin langsung oleh Agus Karyana S.Ip Kades Desa Gudang Kahuripan dengan berjalan kaki disertai jajaran pemerintahan desa  melintas. Kirab ini menempuh jarak lebih kurang 4 kilo meter.

“Kirab budaya ini bukan hanya sekedar abring-abringan (iring- iringan) tapi yang patut kita ambil hikmahnya adalah dari kebersamaan dan kekompakannya sekaligus membangkitkan Budaya gotong royong,” sambungnya.  (Red : Jabarpos/AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *