Usaha Budidaya Udang Vaname, Bisa Raup Untung Hingga Rp87 Juta dalam 3-4 Bulan

oleh

JABARPOS.COM – Riau memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan, salah satunya potensi ekonomi dari usaha budidaya udang vaname.

Di Riau ada dua daerah yang cocok untuk menjalankan usaha budidaya udang vaname, yakni di Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai, mengingat kedua daerah ini memiliki air laut payau.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Riau Odor Juliana, sektor ini merupakan salah satu sektor strategis di bidang kelautan dan perikanan untuk mengangkat perekonomian masyarakat.

Dia mencontohkan, jika memiliki lahan 1.000 meter persegi, sesuai analisis usaha, keuntungan yang didapat sekitar Rp87 juta dengan masa panennya tiga sampai empat bulan.

“Budidaya udang vaname ini tidak kalah menguntungkan dari perkebunan sawit,” sebut Odor Juliana, Kamis (25/3/21) di Bengkalis.

Dijelaskan, lahan tambak di Kabupaten Bengkalis memiliki potensi udang vaname kurang lebih 1.300 hektare. Namun, saat ini yang baru dimanfaatkan baru sekitar 100 hektar dengan jumlah pembudidaya kurang lebih 61 pengusaha.

Kemudian, untuk Kota Dumai ada program dari Dinas KP Provinsi Riau yang nantinya akan dieksekusi oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI, dimana akan direncanakan membangunkan 1.000 hektar tambak udang vaname.

“Di Dumai sendiri rencananya akan kita bangun di Kelurahan Sungai Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, sepanjang garis pantai disana itu memang sangat potensial sekali untuk dijadikan vaname estate,” tuturnya.

Dia menambahkan, kawasan itu akan dibangun industri hulunya sampai hilirnya untuk pengolahan udang vaname, mulai dari pengadaan pabrik pakannya karena memang 70-90% keberhasilan dari budidaya ditentukan oleh pakan karena ongkos produksi terbesar itu pembelian pakan.

“Jadi nanti pakan juga tentu harus akan diadakan gerakan pakan mandiri yang bahan bakunya dari lokal supaya bisa menekan ongkos produksi, juga nanti termasuk pembenihan memanfaatkan benih yang ada bekerja sama dengan kabupaten/kota, balai benih, pakannya sampai ke pemasarannya kita rencanakan,” ungkapnya. (mg1/bertuahposcom)