Tabrak Tiang Besi di Bandara Fatmawati Bengkulu, Ini Penjelasan Pihak Lion Air

oleh -2.004 views

JABARPOS.COM – Beredar di media sosial, informasi yang menyebut pesawat Lion Air menabrak tiang besi di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu.

Kejadian tersebut diduga terjadi, Rabu (7/11/2018) malam, sekitar pukul 18.45 WIB. Akibat insiden tersebut, sayap kiri pesawat mengalami rusak parah.

Dari foto yang beredar di media sosial, sayap pesawat terlihat hampir putus. Pesawat tersebut rencananya akan mengangkut penumpang dari Bengkulu ke Jakarta.

Satu di antara netizen yang membagikan informasi tersebut ke media sosial adalah akun bernama @Daeng_Info

“Pesawat Lion Air JT633 menabrak palang besi di bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu malam ini (7/11) sekitar pkl 18.45 wib, akibatnya sayap kiri pesawat rusak parah, dan keberangkatan pesawat ke Jakarta ditunda menunggu perbaikan besok pagi,” kicau @Daeng_Info.

Juga ada netizen yang mengunggah informasi lain dan video kejadian tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, dikutip Jabarpos.com dari kompas.com, Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro membenarkan sayap pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 633 tujuan Bengkulu-Jakarta menyenggol tiang di Bandara Fatmawati, Bengkulu.

Insiden pada pesawat berpenumpang 143 orang dengan 7 orang kru tersebut terjadi Rabu (7/11/2018) sekitar pukul 18.20 WIB.

“Klarifikasi terkait penundaan keberangkatan guna memastikan keselamatan penerbangan, dikarenakan lekukan pada ujung sayap sebelah kiri (wing tip) menyenggol tiang lampu koordinat di bandar udara,” kata Danang, melalui pernyataan resminya, Rabu malam.

Danang mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat pesawat bersiap menuju landas hubung (taxiway).

“Seluruh penumpang diarahkan dan dikembalikan menuju ruang tunggu terminal,” ujar Danang.

Atas kejadian ini, penerbangan JT 633 rencananya akan diberangkatkan pada Rabu malam, dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul,” ujar Danang.

Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *